
Jatengx.com, Klaten – Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam Program Magang Hibah Jarpak di LPTP Surakarta menyelenggarakan kegiatan pelatihan diversifikasi olahan pangan berbahan dasar singkong bagi ibu PKK Desa Pundungan pada Selasa (16/6/2026) di Kantor Desa Pundungan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendampingan korporasi petani yang dilaksanakan di Desa Pundungan guna meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan.
Pelatihan ini menyasar ibu-ibu PKK sebagai salah satu kelompok strategis yang memiliki peran penting dalam pengembangan ekonomi keluarga. Melalui kegiatan tersebut, ibu-ibu PKK diberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai pengolahan singkong menjadi produk pangan bernilai tambah yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai usaha rumah tangga.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berwirausaha ibu rumah tangga, memanfaatkan potensi lokal yang tersedia di Desa Pundungan, mendorong munculnya wirausaha baru, serta meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Ibu Rini Dwi Lestari sebagai ketua PKK Desa Pundungan dalam sambutan mengatakan “Semoga dengan diadakannya kegiatan ini para ibu-ibu PKK Desa Pundungan bisa memanfaatkan bahan yang ada di sekitar kita bisa menjadi produk yang punya nila ekonomi dan dapat meningkatkan pendapatan ibu-ibu sehingga bisa membantu ekonomi keluarga”. Selain itu, produk olahan yang dihasilkan nantinya diharapkan dapat dipasarkan melalui Koperasi Desa Merah Putih sebagai salah satu wadah pemasaran produk lokal desa.
Pelatihan menghadirkan narasumber berpengalaman, yaitu Bapak Taryono atau yang akrab disapa Pak Maman, pemilik usaha Snack Mumtaz dari Kabupaten Karanganyar yang bergerak di bidang pengolahan singkong. Dalam penyampaiannya, Pak Maman membagikan pengalaman usaha sekaligus memberikan materi mengenai pemilihan bahan baku singkong yang baik dan berkualitas sebagai langkah awal menghasilkan produk olahan yang unggul.
Tidak hanya menerima materi secara teoritis, ibu-ibu PKK juga diajak mengikuti praktik langsung pembuatan keripik singkong rasa gadung dan balung kethek. Pada sesi praktik, Pak Maman memberikan berbagai tips dan teknik pengolahan, mulai dari proses persiapan bahan, pengolahan, hingga teknik memasak yang tepat agar menghasilkan keripik dengan tekstur renyah dan cita rasa yang khas.
Antusiasme ibu-ibu PKK terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti setiap tahapan praktik serta berdiskusi mengenai peluang pengembangan usaha olahan singkong di tingkat rumah tangga. Melalui pelatihan ini, diharapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi ibu PKK untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga.

Kegiatan pelatihan diversifikasi olahan pangan singkong ini menjadi salah satu upaya nyata Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa melalui pengembangan kewirausahaan dan pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.
Penulis: Mahasiswa Magang Hibah UNS
Editor: Azis



